Jadwal lengkap liga inggris 2016-2017


Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul meminta para wisatawan yang berlibur Lebaran ke pantai mewaspadai ubur-ubur biru yang muncul di ujung musim kemarau. "Terutama di Pantai Kukup dan Krakal, ubur-ubur banyak populasinya," kata Kepala Bidang Promosi Pariwisata Gunungkidul Eli Martono kepada Tempo, Rabu, 30 Juli 2014.

Imbauan itu menyusul adanya laporan dari petugas search and rescue (SAR) setempat mengenai belasan wisatawan yang tengah bermain air di dua pantai itu tersengat ubur-ubur pada masa libur Lebaran ini. Para wisatawan itu mengeluhkan rasa panas, perih, dan gatal luar biasa di bagian tubuhnya yang tersengat. "Tapi sudah tertangani dengan pertolongan pertama dan tidak parah," kata Eli.

Pantai Gunungkidul

Populasi ubur-ubur ini diperkirakan meningkat di dua lokasi pantai yang terdapat banyak bebatuan karang itu. Sedangkan di sejumlah pantai favorit lain, seperti Baron, Sundak, dan Indrayanti, populasi ubur-ubur ini cenderung sedikit. Sejauh ini belum ada laporan kasus serangan pada wisatawan. "Tapi kami minta tetap waspada saat bermain air, karena sering sulit terlihat saat berada dalam air," ujar Eli.

Tingkat kunjungan wisatawan pantai di Gunungkidul pada masa libur Lebaran ini membeludak di luar perkiraan. Dinas Pariwisata mencatat, pada hari kedua Lebaran, Selasa, 29 Juli 2014, pengunjung pantai mencapai 40 ribu dalam sehari. Mereka tersebar di 17 titik pantai dengan jumlah terbanyak di Pantai Baron.

Akibat lonjakan wisatawan yang menuju ke pantai di Gunungkidul, kepolisian dan Dinas Perhubungan memberlakukan jalur satu arah demi mencegah kemacetan panjang. Jalur satu arah itu dimulai dari pos retribusi Pantai Baron. "Pengunjung pantai yang sudah di kawasan pantai sebelah timur dilarang berbelok ke arah barat, harus memutar," tutur Eli. Jadi, jalur yang bisa dilewati jika dari Pantai Baron adalah ke Pantai Drini, Kukup, Krakal, dan Pulang Sawal. "Jadi, kami sarankan, kalau mau mengunjungi pantai, dimulai dari yang paling barat."

Staf Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunungkidul, Nugroho Wahyu, menuturkan timnya berkoordinasi dengan SAR pantai untuk mengawasi wisatawan agar berhati-hati dengan gelombang laut yang sedang di atas normal atau bisa mencapai 2-3 meter saat ini. "Kami minta wisatawan tetap berhati-hati dengan gelombang tinggi yang bisa datang sewaktu-waktu, meski kondisi cuaca tampak cerah," katanya. Tempo.co

Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's Free:
Enter Your Email And Click Subscribe

0 comments :

Poskan Komentar

 
Top